masih tentang gadis itu....
perlahan dia menyerah......dia menyerah akan hidupnya tak seperti yg dia inginkan...dia menyerah bersandiwara pada panggung kehidupan yg dia tidak sukai namun memaksa untuk menyukainya demi orang yg dia hargai dan hormati....
dia menyerah dengan senyum palsu yg setiap saat tergambar pada bibirnya...
dia menyerah akan semua hal tentang dirinya yg sebenarnya bukan diri yang sesungguhnya...
nah...ketika dy menyerah..siapa yg dapat menolongnya?? menariknya keluat melihat kebebasan menentukan hidupnya sendiri??siapa??? kamu??atau bahkan kalianpun tak akan sanggup.........karena dia sudah mati terkubur dengan jiwa orang lain dalam kehidupannya.....
ya.....gadis itu masih terus teriak.....bukan karena dia ingin bangkit lagi melainkan teriak...JANGAN LAKUKAN HAL yg SAMA pada ORANG LAIN.....cukup SAYA.......
perlahan dia menyerah......dia menyerah akan hidupnya tak seperti yg dia inginkan...dia menyerah bersandiwara pada panggung kehidupan yg dia tidak sukai namun memaksa untuk menyukainya demi orang yg dia hargai dan hormati....
dia menyerah dengan senyum palsu yg setiap saat tergambar pada bibirnya...
dia menyerah akan semua hal tentang dirinya yg sebenarnya bukan diri yang sesungguhnya...
nah...ketika dy menyerah..siapa yg dapat menolongnya?? menariknya keluat melihat kebebasan menentukan hidupnya sendiri??siapa??? kamu??atau bahkan kalianpun tak akan sanggup.........karena dia sudah mati terkubur dengan jiwa orang lain dalam kehidupannya.....
ya.....gadis itu masih terus teriak.....bukan karena dia ingin bangkit lagi melainkan teriak...JANGAN LAKUKAN HAL yg SAMA pada ORANG LAIN.....cukup SAYA.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar