Pages

Minggu, 15 September 2013

SURAT PENGADUANKU UNTUK AYAH

Tuhan…aku hanya ingin lebih dekat dengan ayahku tanpa penghalang sedikitpun… aku ingin memeluknya dengan erat selama mungkin dan berkata aku sayang banget sm dia.
Tuhan…sekali saja biarkan aku 24 jam bersama dengan ayahku….aku kangen dia Tuhan ..walau sering bersama tapi tak sekalipun aku bisa merasakan dekapan seorang ayah dalam jangka lama kepadaku…
Diamku, amarahku selama ini kulakukan hanya untuk menahan diriku menunjukkan bahwa aku betul betul sangat menyayangi ayahku,, bahkan menyayangi dirinya lebih dari segala apa yang aku punya…
Tuhan…..biarkan aku dekat dengan ayahku tanpa ada yang lain.. biarkan aku merasakan kasih sayang ayahku. kasih sayang yang memberi kehangatan keluarga antara anak dan ayah..
Aku mengadu Tuhan..aku ingin ayahku kembali . Memeluknya, merawatnya tiap hari..yah hanya ada aku dan ayahku…tidak yang lain…
Tuhan.. hidupku telah jauh dengan seorang mama, jangan biarkan aku jauh lagi dengan seorang ayah. Engkau punya jalan ajaib yang dapat membantuku untuk mendapat kasih sayang ayah sepenuhnya..kasih sayang yang hanya untukku dan saudara perempuanku….
Tuhan.. jika kematianku yang nantinya akan membuat ayahku memelukkku dengan kasih dan sayangnya kepadaku..aku tetap bersyukur kepada-Mu..karena inginku tetap Engkau penuhi walau kematian itu telah memanggilku..
Tuhan.. Engkau tahu dan pasti tahu,, aku mencintai Ayahku lebih dari 7 jiwa yang kumiliki ,jika aku memiliki 7 jiwa dalam hidupku….tapi sampai saat ini aku masih menunggu waktu, kapan dan dimana nantinya aku akan meneriakkan bahwa hanya “AYAHKU lah ORANG YANG AKU SAYANG SEPANJANG HIDUPKU” walau aku tak pernah menunjukkan itu…
Tuhan..itulah kenyataan, dibalik perlakuanku, tersembunyi rasa rindu yang dalam terhadap ayahku…ayah yang kuharap kembali…
Tuhan… jagakan ayah untukku sepanjang hidupnya, kapan dan dimanapun ayahku berada. Amin.
“Tabe’ taddampennengnga bapa’,,tarippe usayatta sebagai tomatoaku. Idi’bawang u punnai dilalenna atuo tuokku.”
Dyan Sugiarti Aminuddin
08 September 2013 (malam pertengkaranku dengan istri ayah)

Tidak ada komentar: